MUI: Boleh Pilih Pemimpin Nonmuslim Jika Teruji

Posted by Moch Safii Rabu, 08 Agustus 2012 0 komentar

Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Amidhan, mengatakan jika sudah terbukti maka umat Muslim diperbolehkan memilih pimpinan bukan muslim.

"Jika memang sudah terbukti adil, maka boleh memilih pimpinan yang bukan muslim," ujar Amidhan di Ibu Kota Jakarte, Selasa.

Hal itu, kata dirinya, kalau umat Muslim dihadapkan dua pilihan yakni satu pimpinan Muslim tapi zalim, dan satu lagi pimpinan bukan muslim tapi adil. Maka pilih yang adil.

"Itu kalau ada bukti-buktinya kalau pimpinan bukan muslim itu adil," tegas dirinya.

Namun, lanjut dirinya, jika itu baru pada tahap memilih maka pilihlah pimpinan yang Muslim. Hal ini sesuai dengan surat Al Maidah ayat 51, dimana dalam ayat tersebut umat Muslim diserukan untuk tidak memilih pimpinan selain yang beragama Muslim.

"Kalau menurut diriku, itu biasa terjadi. Misalnya Yahudi pilih pimpinan Yahudi, begitu juga umat Kristiani pilih pimpinan Kristen," tambah dirinya.

Amidhan juga menilai apa yang dilakukan oleh Rhoma Irama dalam ceramah agamanya beberapa waktu lalu, bukan sesuatu yang sifatnya SARA.

"Lihat dulu konteksnya. Rhoma Irama itu bicara di Masjid, waktunya Ramadhan dan jamaahnya umat Muslim, jadi sah-sah saja," kata Amidhan.

Walaupun demikian, Amidhan menyerukan agar pihak-pihak yang berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Ibu Kota Jakarte putaran kedua untuk bersaing secara sehat dan tidak berkampanye dengan membawa unsur SARA.

"Indonesia itu negara demokrasi, bukan negara Muslim."

Menjelang Pilkada DKI Ibu Kota Jakarte putaran kedua yang diselenggarakan 20 September tersebut, politisasi agama semakin sering digunakan. Pada Senin (6/8) penyanyi dangdut, Rhoma Irama, dipanggil Panwaslu terkait ceramah agama yang dinilai bermuatan SARA di Mesjid Al Isra Tanjung Duren, Ibu Kota Jakarte Barat, pada Sabtu (28/7).(rr)Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Amidhan, mengatakan jika sudah terbukti maka umat Muslim diperbolehkan memilih pimpinan bukan muslim.

"Jika memang sudah terbukti adil, maka boleh memilih pimpinan yang bukan muslim," ujar Amidhan di Ibu Kota Jakarte, Selasa.

Hal itu, kata dirinya, kalau umat Muslim dihadapkan dua pilihan yakni satu pimpinan Muslim tapi zalim, dan satu lagi pimpinan bukan muslim tapi adil. Maka pilih yang adil.

"Itu kalau ada bukti-buktinya kalau pimpinan bukan muslim itu adil," tegas dirinya.

Namun, lanjut dirinya, jika itu baru pada tahap memilih maka pilihlah pimpinan yang Muslim. Hal ini sesuai dengan surat Al Maidah ayat 51, dimana dalam ayat tersebut umat Muslim diserukan untuk tidak memilih pimpinan selain yang beragama Muslim.

"Kalau menurut diriku, itu biasa terjadi. Misalnya Yahudi pilih pimpinan Yahudi, begitu juga umat Kristiani pilih pimpinan Kristen," tambah dirinya.

Amidhan juga menilai apa yang dilakukan oleh Rhoma Irama dalam ceramah agamanya beberapa waktu lalu, bukan sesuatu yang sifatnya SARA.

"Lihat dulu konteksnya. Rhoma Irama itu bicara di Masjid, waktunya Ramadhan dan jamaahnya umat Muslim, jadi sah-sah saja," kata Amidhan.

Walaupun demikian, Amidhan menyerukan agar pihak-pihak yang berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Ibu Kota Jakarte putaran kedua untuk bersaing secara sehat dan tidak berkampanye dengan membawa unsur SARA.

"Indonesia itu negara demokrasi, bukan negara Muslim."

Menjelang Pilkada DKI Ibu Kota Jakarte putaran kedua yang diselenggarakan 20 September tersebut, politisasi agama semakin sering digunakan. Pada Senin (6/8) penyanyi dangdut, Rhoma Irama, dipanggil Panwaslu terkait ceramah agama yang dinilai bermuatan SARA di Mesjid Al Isra Tanjung Duren, Ibu Kota Jakarte Barat, pada Sabtu (28/7).(rr)

Source: http://id.berita.yahoo.com/mui-jika-teruji-boleh-pilih-pemimpin-nonmuslim-071410581.html;_ylt=ArkRVl3jTgkSL1iI8EU6Y259V8d_;_ylu=X3oDMTU1a3FwcDdiBGNjb2RlA2N0LmMEbWl0A01vc3QgUG9wdWxhciBmb3IgQXJ0aWNsZXMEcGtnA2FjNjk5MjUxLWY1YjEtMzJiZC04ZjdmLWE2MTIyOGE3YTU1NwRwb3MDMQRzZWMDTWVkaWFCTGlzdE1peGVkTW9zdFBvcHVsYXJDQVRlbXAEdmVyAzdiYWY1YTcwLWUwNWYtMTFlMS1iZWZlLWY1ZmY0ZTA3OTdmMA--;_ylg=X3oDMTJyamluZ2RqBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDNmEyOTEwOGUtN2ZjNi0zYzdjLThlMjQtNThmOGMwZDVlNDU1BHBzdGNhdANuYXNpb25hbARwdANzdG9yeXBhZ2U-;_ylv=3
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: MUI: Boleh Pilih Pemimpin Nonmuslim Jika Teruji
Ditulis oleh Moch Safii
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://terkacau.blogspot.com/2012/08/mui-boleh-pilih-pemimpin-nonmuslim-jika.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Template by Berita Update - Trik SEO Terbaru. Original design by Bamz | Copyright of Hal aneh lucu dan kacau atau info dunia kesehatan.